Senin, 24 Jun 2024
  • Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan Lombok Timur | TERAKREDITASI BAIK

60 Mahasiswa IAIH NW Lotim Mengikuti Pelatihan Jurnalistik Diselenggarakan PWI

Dilansir dari NTBPOS.com – Sebanyak 60 mahasiswa Fakultas Dakwah IAIN NW Lombok Timur (Lotim), mengikuti pelatihan jurnalistik tingkat dasar selama dua hari sejak Sabtu, (10/9/22), di Auoditorium kampus. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

Peserta Pelatihan Jurnalistik

Kegiatan pelatihan ini, merupakan bagian dari program PWI Lotim Road To Campus. Tidak lain dengan tujuan, menyiapkan SDM wartawan muda sebagai bentuk tanggungjawab regenerasi wartawan. Kegiatan ini juga, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para mahasiswa dalam jurnalistik.

Ketua panitia Husain Hawari, mengatakan, kegiatan pelatihan dasar jurnalistik yang sempat tertunda satu bulan yang lalu karena beberapa kendala ini, bertujuan untuk membangun jurnalis muda dari kalangan mahasiswa. Kegiatan pelatihan selama dua hari ini telah dipersiapkan termasuk pembentukan panitia satu bulan yang lalu.

“Kegiatan pelatihan jurnalistik dasar digelar selama dua hari yang diikuti 60 peserta ini, diharapkan dapat memperoleh berbagai ilmu dan pengetahuan tentang jurnalistik. Untuk itu para peserta diharapkan mengikuti kegiatan hingga selesai dengan baik, kami juga mengucapkan banyak terimaksih dengan semua pihak yang terlibat melaksanakan kegiatan berharga ini.” ucapnya.

Pada kesempatan itu Dekan Fakultas Dakwah Dr. Hassan Zaini mengungkapkan, melalui kegiatan pelatihan jurnalistik dasar, memberikan kesempatan para peserta menimba ilmu lebih banyak lagi. Apalagi kegiatan digelar tanpa biaya dikeluarkan oleh para peserta sehingga harus dimanfaatkan untuk menimba ilmu tentang jurnalistik. Apalagi anggota PWI beranggotakan senior- senior wartawan yang memiliki banyak ilmu dan pengalaman yang dapat dibagi kepada para peserta.

“Kegiatan pelatihan ini sangat mahal sekali, karena narasumber yang mengisi kegiatan pelatihan merupakan para wartawan senior yang tergabung dalam PWI. Dengan ilmu yang diberikan diharapkan dapat bermanfat bagi para peserta, yang nantinya dapat menjadi penerus anggota PWI, ” katanya.

Baca Juga: PWI Ambil Sikap Tegas, Laporkan Oknum BPPD Ke Polres Lotim

Sementara itu, Ketua PWI NTB, Nasrudin mengatakan figur Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid patut dicontoh karena telah meletakkan dasar sebagai upaya mencerdaskan anak bangsa. Ilmu yang diberikan juga sudah menyebar, bahkan ilmu yang ada telah menjadi catatan bangsa yang dapat menjadi pedoman dan diteruskan oleh generasi muda.

“Kita tidak boleh melupakan jasa peran pahlawan yang telah meletakkan kemerdekaan sehingga kita menikmati kemerdekaan termasuk saat ini dapatmenimba ilmu jurnalistik, ” ucapnya.

Diungkapkan Nasrudin, hingga saat ini PWI Lotim sangat membantu berbagai program PWI NTB. PWI Lotim memiliki potensi luar biasa, dapat dimanfaatkan untuk membangun jurnalistik termasuk mencetak para jurnalistik berbakat.

“Kegiatan pelatihan jurnalistik seperti ini merupakan bagian dari program PWI NTB untuk memberikan ilmu jurnalistik pada generasi muda,” tambahnya.

Nasrudin menjelaskan, media massa sudah beralih pada multiplatform. Dituntut memilki multi talenta tidak cukup saja dapat menulis dengan baik, melainkan harus memiliki kemampuan untuk mengelola tekhnologi memanfaatkan dengan berbagai fitur dengan digitalisasi saat ini terus berkembang.

”Jika mampu mentransfer kemampuan pada tekhnologi maka anda akan dapat menggenggam dunia. Apalagi sekarang sudah dilakukan kovergensi media dengan menggabungkan dunia menstream terdapat audio, video, serta dipadukan dengan keahlian menulis,” jelasnya.

Ditegaskan Nasrudin, setiap wartawan juga harus menjaga kejujuran dalam membuat berita. Termasuk harus melawan hoaks, karena saat ini hoaks begitu cepat didapatkan dan menyebar. Tentunya para wartawan harus memiliki pegangan dengan kode jurnalistik.

” Para wartawan harus melawan hoaks dan mencari kebenaran. Teman- teman senior wartawan yang terlibat dalam pelatihan ini memiliki ilmu yang dapat dibagi dan dicontoh anak- anak muda untuk dapat menjadi wartawan yang profesional,” tegasnya. **

– Tim Rektor IAH NW LOTIM

Bagikan:
KELUAR